Posts Tagged ‘luqman’

Menata Masa Depan

Posted: March 20, 2008 in diary
Tags: ,

Kamis, 20 Maret 2008

Setelah apa yang terjadi kemaren, tentang praUAN, meliburkan diri dari sekolah, privat, dan tentang Ujian Saringan Masuk UNISBA gw semakin mantap ngeliat masa depan.

Banyak hal yang harus gw atur untuk mencapai apa yang gw inginkan. Dan inilah beberapa target gw ke depan,

1.      Lulus Ujian Aakhir Nasional 2008 dengan nilai yang memuaskan,

2.      Lulus SPMB 2008 dan masuk Fakultas Kedokteran UNPAD atu UGM,

3.      Lulus EJU 2008, Beasiswa Study di Jepang.

Beberapa hal harus gw persiapkan dari mulai mental, spiritual, pengetahuan and ga lupa materi. Ini adalah beberapa langkah kongkret yang bakalan gw lakuin untuk mencapai target tadi:

1.      Bimbel privat untuk Ujian Nasional.

2.      Bimbel Super Intensif untuk SPMB 2008,

3.      Les Bahasa Jepang,

4.      Les TOEFL.

Itulah beberapa agenda dan target gw untuk 4 bulan ke depan yang bakalan sangat mempengaruhi langkah hidup gw selanjutnya sampai berpuluh-puluh tahun ke depan.

“Semoga Allah selalu menyertai setiap langkah hambanya yang lemah ini. Amin!”

Advertisements

Persuasive 

One of them our contribution as educated generation to take a part for nature eternality is use public transportation. Why? By this habit, we can take a part to reduce pollution. It’s mean we participate to save the earth from global warming.

You know about global warming, aren’t? Pollution is cause this disaster and this disaster can make we die, because abnormally increase of temperature. You know from where that cause appear? Industry activities are biggest contributor, and the second is from emission of transportation.

This second cause which will we discuss. Who don’t know transportation? Go to school, office, shopping at mall and other place, always we are helped by it. Conscious or not, this activity was contributed emission for earth disaster. It can more horrible if we prefer use personal transportation (such as motorcycle, car) than public transportation.

my friends using “angkot”
picture: some days ago, i and my friends used “angkot” -one of name of public transportation in indonesia- after done an activity.

Many advantage if we use public service. First, of course we will participate to reducing pollution. Public transportation have more space for many people. If we prefer to use personal transportation, then large amount of pollution produced. Second, not less important than the first, use public transportation will decrease a traffic jam.

Beside use public service, many better way, which we can do in our habit. For example, if distance between school and home is near, then don’t shy for use bicycle, or just walk for shorter distance. Not only save the nature, but also save our health.

Therefore do many little things for nature, because everything we do, it most useful for better world. Don’t forget : “Each one of you is part of this life, this world!”.

 

For other resources, you can visit : Wikipedia:Global Warming /StopGlobalWarming.org /PhotograpicOfClimateChange …..enjoy!

How old are you? Sixteen, seventeen, eighteen, or….! Are you enjoy with your age, with your life? It’s a big question for me and maybe for you too.

Sometimes, I want to be child again. They playing, shout each other, and do something new everywhere, everyday with happily. In their mind, they just think about they self without problem and pressure from anywhere. Their face always look bright with wide laugh that make everyone love them.

this my litle brother, he is cute, everyone love him

picture : this my little brother, he is cute, everyone love him 

When the age increase, a wish is more increase too and when that wish exceeded of capability, so problem is grow. And now the question is, “Who wants a problem?”.

Almost people didn’t wants have a problem. They want all of their wish can real. But a problem is a consequently from what we do. If we wants freedom from a problem, so don’t do anything, don’t go to school, don’t work, don’t eat, don’t drink, and …. Don’t life! Once again a question for us, “Who wants die?”.

Is really difficult option between “get a problem” and “die”, but if we see more careful, “get a problem” is receive a life, and reject it is want to be die. This life not really life without problems. Therefore, don’t be down if you get a problem, because it can help you to better life.

Recount

Friday, 21 December 2007

Some days a go, i was entered to post office. My father had me to bought some stamp. That post office is big and satisfied standard of good for post office. But, one think that I want to criticate from this post office. Lets read this text.

About 9 o’clock a.m. post office was full with people. They wanted to sent a message, bought a stamp, sent a money et cetera. I entered to that post office with hastily, because I had a meeting with my friend in the school.

Purpose of me came here was bought some stamp. I hurry to one box office and waited in the back someone that gave message to the officer. I saw many people in this box office, but they not made a line for waited his turn. They spread surrounded this officer.

make a line, please
picture : many people in post office, didn’t make a line for get their turn

 

As a result when came my turn for got serviced, a woman beside me surpassed of me. She gave message to the officer. In this moment I was still calm. After she finished, the man beside me was doing something as the woman done. Huff, I was began disappointed. Finally, I got last turn.

From this my experience, I can get conclusion that Indonesian people not respect yet of each other. They still with they self, although they wrong. I think it will be our bad habit. Therefore, change it now!

Saya sering membaca ataupun mendengar suatu kalimat yang berbunyi, “Peraturan ada untuk dilanggar!”. Hal itu terdengar menggelikan sekaligus membuat saya terheran-heran,. Apa sebenarnya maksud kalimat tadi?

Saya bertanya-tanya terhadap kalimat tersebut. Membacanya berulang kali hingga kulit antara dua alis ini mengkerut. Sampai saya menangkap ide yang melintas tepat di hadapan saya. Dan dengan cepat saya menangkap ide itu, dan merangkaikannya. Akhirnya saya membagi permasalahan ini dari dua sudut pandang.

Pertama adalah sudut pandang positif. Kalimat “Peraturan ada untuk dilanggar!” menggambarkan sifat dari sesuatu yang sudah lama kita kenal dengan “aturan”. Dalam hal ini, aturan digambarkan sebagai sesuatu yang memaksa, dan membatasi hak setiap individu. Kata “memaksa” ini adalah salah satu kata yang paling dibenci setiap manusia. Mereka ingin hidup tanda tekanan, mereka ingin berkreasi, berimajinasi sampai mencapai batas kepuasan, walapun kepuasan ini tidak pernah ada dalam diri manusia.

Watak yang tak pernah puas ini yang membuat manusia untuk melanggar peraturan sebagaimana kalimat yang kita bahas ini. Watak tersebut jika disalurkan pada hal-hal yang positif, itu sangat baik, tapi jika pada hal yang negatif? Sayangnya lagi, “positif” dan “negatif” disini mengandung pemahaman yang semu dari setiap orang. Untuk itulah, jika dimaknai secara mendalam kalimat “Peraturan ada untuk dilanggar!” mengantarkan kita pada sifat dari aturan itu sendiri yang amat penting bagi kehidupan bermasyarakat.

Kedua, dari sudut pandang yang bertolak belakang. Kalimat tersebut dapat memberikan sugesti bahwa kita mesti melanggar aturan. Nyata hal ini seolah melegalkan kita untuk melanggar aturan. Lebih mudah dimengerti  daripada perspektif pertama tadi, bukan?

Hal itu tidak menjadikan kehidupan yang sadar hukum, melainkan kehidupan yang tanpa batas dengan mengatasnamakan “kebebasan” dan mengantarkan pada kekacauan sosial. Oleh karena itu salin kembali kalimat tersebut dengan, “Peraturan ada untuk ditaati!”.

Menurut saya, bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai pemimpinnya. Suatu bangsa akan carut-marut dan terombang-ambing jika orang-orangnya masih tetap mempertahankan keegoannya hanya demi kepentingan pribadi atau kelompok.

Hendaknya kita harus mencermati kembali arti sebuah perbedaan, arti keberagaman. Perbedaan atau keberagaman janganlah dijadikan kambing hitam yang berakibat pada tindak anarkis. Keberagaman budaya, agama, status sosial ataupun perbedaan pendapat merupakan sebuah kekayaan bangsa yang bila di-manage secara baik berdampak baik pula bagi bangsa itu.

Saya menilai bangsa Indonesia masih belum bisa menghargai pemimpinnya. Dalam genggaman seorang pemimpin, keberagaman disatukan melalui sebuah kebijakan yang tentunya harus diakui sebagai keputusan bersama. Adapun bila suatu kebijakan tersebut melenceng dari yang seharusnya, hendaklah dikoreksi secara benar.

Dasar penilaian saya ini adalah sebuat pertandingan. Pertandingan yang ternilai the most favourite di negeri kita, yaitu sepak bola. Dua puluh dua pemain yang terdiri dari dua grup berbeda bermain dalam pertandingan yang dipimpin oleh seorang wasit. Dalam hal ini, wasitlah pemimpin yang menentukan kelancaran jalannya pertandingan. Saya membaca di sebuah artikel harian umum, yang berjudul “Wasit Agus Dikeroyok Pemain Persipura”. Inilah refleksi dari jati diri bangsa, bangsa yang tidak menghargai bahkan menganiaya pemimpinnya sendiri.

Akankah bangsa kita terus-terusan seperti ini? Apabila bangsa kita ingin maju meyongsong masa depan yang gemilang, maka jawabannya adalah “Tidak!!!”.

Liburan kali ini, gw bakalan seneng banget, coz gw baklan ngisi liburan ini dengan berbagai kegiatan menarik. So… di liburan kali ini gw punya target. Gw sebut target gw itu dengan “The Eleven Project”. Heuheu,,, keren banget kan? Untuk lebih jelasnya baca yang satu ini :

1. Nulis artikel Pramuka : Environment (klik disini untuk baca artikel jadinya)

Guys akhir-akhir ini gw ngasih perhatian yang lebih untuk alam. Why? Karena alam adalah lingkungan kita tumbuh, alam adalah nyawa kita, alam adalah kita, kita sangat bergantung sama alam ini, guys! Oleh Karena itu, gw bakalan bikin tulisan tentang alam yang gw sangkut pautkan dengan Gerakan Pramuka. So, doain aja biar lancar.

2. Nulis artikel Pramuka : Kiasan Sejarah

You know guys? Gerakan Pramuka (GP) yang loe anggep orang-orangnya yang cupu or dekil-dekil (kecuali gw, heuheu! Salah banget tuch streotipe! Lihat gw dunks) mempunyai adil yang besar terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara. Dalam GP ada tingkatan-tingkatan, yaitu: Siaga, Penggalang, Penegak, dan Pandega. Setiap tingkatan ini mempunyai kiasan sejarah yang berarti bagi perjuangan Bangsa Indonesia. Sebagai contoh: Siaga, merupakan kiasan dari masa bersiaga Bangsa Indonesia untuk memperoleh kemerdekaan. Penggalang, merupakan masa menggalang / mengumpulkan kekuatan dari Bangsa Indonesia untuk memperoleh kemerdekaan, dan masih banyak lagi kiasan lainnya. Gw rasa ini menarik banget untuk dijadikan artikel yang bermutu. Oleh karena itu, wait the article OK!

3. Nulis cerpen teenlit

Sejak lama gw pengen banget buat cerpen yang berkarakter remaja. Gw tertarik sama hal ini karena gw remaja, guys! Masa remaja ga kan keulang dua kali. Oleh karena itu gw harus memanfaatkan title “remaja” gw dengan sebaik-baiknya, termasuk ngebuat cerpen ini. And klo bagus, gw bakalan kirim cerpen ini ke tabloid-tabloid.

4. Ngegarap novel

Masih nyambung sama title “remaja” gw. Gw pengen banget bikin novel remaja. Inspirasi novel gw adalah kehidupan gw bersama sahabat-sahabat gw. Kali ini gw bakalan nyari materi bwat novel gw and menyusun inspirasi dan ide gw jadi kesatuan yang utuh dalam novel. Do’ain yaph. Do’ain juga supaya ada penerbit yang mau sponsorin novel gw.

5. Ambil foto CAU Crew untuk booklet

Fotografi emang salah satu hobi gw, gw nyebutnya dengan istilah “just taking a picture”, cos gw belum berani bwat bilang gw seorang fotografer. Saat ini gw bareng temen-temen CAU crew punya project yang menantang : Foto Booklet! Guys, kita ngambil langkah buat ga pake fotografer. Hufff,,, pekerjaan yang sulit, sekaligus tantangan yang gw tunggu-tunggu, gw yakin gw bakalan biasa ngatasi semuanya dengan lancar, of course with you, friends…!

6. Shooting Video CAU Crew

Inspirasi memang datang dari mana aja! Termasuk yang satu ini! Gw pengen mulai ngasah sinematografi gw. Selain tertarik dengan fotografi, gw juga tertarik sama bidang yang satu ini! Inspirasi gw bakalan gw bikin kenyataan dengan project yang satu ini. Semoga ini berhasil yaph…..

7. Jacket CAU Crew

Sebenernya ini project harus dah beres berbulan-bulan yang lalu. But,,, gw ga bisa maksain temen-temen CAU Crew untuk ngelunasin uang jaket ini! Oleh karena itu, gw berniat untuk segera mengusahakan project ini! Sebisa mungkin, setelah kita masuk skul lagi, semuanya dah pake jacket yang keren abiz, amien…..

8. Tugas Praktek B. Inggris

Selain bahasa Indonesia yang dah kebilang sukses, tugas praktek harus gw kerjain lagi. Kale ini datang dari pelajaran bahasa inggris. Saatnya gw memunculkan ide brilian gw. And selama liburan ini, gw bareng sama temen sekelompok gw, kudu bisa bikin plan and action yang keren abiz.

9. Tugas Karya Tulis Bahasa Indonesia

Setelah sukses presentasi (loe bisa baca artikelnya disini), gw bareng sma anggota kelompok gw, harus berjuang untuk bikin karya tulis yang ga kalah hebohnya. Cieee,, maklum presentasi kita emang paling heboh and brilian kale (NARSIS!!). Doakan sukses sajah lah…..?!”£$%

10. Dilantik jadi Bantara

Guys, you know what is Bantara? Bantara adalah tingkatan dalam Gerakan Pramuka untuk usia Penegak! Gw pernah nolak title ini karena satu hal. Gw belum siap menerima tanggung jawab ini. Gw bukan orang yang menganggap jabatan adalah rezeki, tetapi gw anggap itu sebuah kehormatan dan tanggung jawab. Oleh karena itu, liburan kale ini gw kudu bisa se-ideal mungkin menjadi seorang Bantara.

11. Pesta Blogger SMAN 24

Ini ajang yang gw bilang keren banget. Disini gw harus nunjukin kebolehan gw dalam tulis menulis di Internet or Bloging. Gw adalah salah seorang pemula dalam dunia blog ini, dan gw bakalan merayakan permulaan gw dengan menjadi juara di arena ini. Amien…..