Posts Tagged ‘Global Warming’

Persuasive 

One of them our contribution as educated generation to take a part for nature eternality is use public transportation. Why? By this habit, we can take a part to reduce pollution. It’s mean we participate to save the earth from global warming.

You know about global warming, aren’t? Pollution is cause this disaster and this disaster can make we die, because abnormally increase of temperature. You know from where that cause appear? Industry activities are biggest contributor, and the second is from emission of transportation.

This second cause which will we discuss. Who don’t know transportation? Go to school, office, shopping at mall and other place, always we are helped by it. Conscious or not, this activity was contributed emission for earth disaster. It can more horrible if we prefer use personal transportation (such as motorcycle, car) than public transportation.

my friends using “angkot”
picture: some days ago, i and my friends used “angkot” -one of name of public transportation in indonesia- after done an activity.

Many advantage if we use public service. First, of course we will participate to reducing pollution. Public transportation have more space for many people. If we prefer to use personal transportation, then large amount of pollution produced. Second, not less important than the first, use public transportation will decrease a traffic jam.

Beside use public service, many better way, which we can do in our habit. For example, if distance between school and home is near, then don’t shy for use bicycle, or just walk for shorter distance. Not only save the nature, but also save our health.

Therefore do many little things for nature, because everything we do, it most useful for better world. Don’t forget : “Each one of you is part of this life, this world!”.

 

For other resources, you can visit : Wikipedia:Global Warming /StopGlobalWarming.org /PhotograpicOfClimateChange …..enjoy!

Advertisements

Meningkatnya temperatur rata-rata atmosfer, laut dan dataran bumi, kita kenal dengan istilah pemanasan global. Kejadian ini disebabkan oleh meningkatnya produksi gas-gas rumah kaca yang dihasilkan dari kegiatan manusia, terutama industri. Sektor ini pada tahun 1990 telah menyumbangkan 55 persen dari keseluruhan gas rumah kaca yang ada di bumi.

Menurut para ilmuan, fenomena ini mengakibatkan pola cuaca yang menjadi tidak terprediksi dan lebih ekstrim lagi, permukaan air laut akan bertambah seiring mencairnya es di daerah kutub, serta mengancam sektor pertanian, kesehatan masyarakat dunia, dan keberlangsungan flora dan fauna.

Hal ini telah menyita banyak perhatian masyarakat dunia. Pertemuan di Bali dalam rangka Konferensi Rangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim (UNFCC) telah menghasilkan kesepakatan politik mengenai pemanasan global ini. Namun sepertinya, langkah tersebut akan menjadi percuma apabila tidak diikuti oleh komitmen yang kuat dan langkah yang nyata.

Jika kita melihat dari perspektif gerakan kepanduan, yang dikenal masyarakat luas sebagai organisasi pendidikan yang dekat dengan alam, yang kegiatan-kegiatannya menyuguhkan pengalaman yang tak tergambarkan. Para pandu akan belajar di alam, bergelut dengan buasnya alam, kemudian menjinakannya bak seorang penakluk, membuat para pandu dan alam adalah satu kesatuan yang tak terpisahkan. Bagaimana mungkin para pandu menghianati sahabat dekatnya ini?

starburst, activity at world scout jamboree 2007

 

Tentunya para pandu tidak akan membiarkan alam terobrak-abrik seperti saat ini. Dibawah satu nama Wold Organization of Scout Movement (WOSM) atau Gerakan Kepanduan Dunia, para pandu mengambil langkah nyata terhadap pemanasan global. Gerakan ini menjadikan anak-anak muda, penerus pembangunan dunia sebagai aktor penting dalam mengurangi dampak dari permasalahan global tersebut. Hal ini akan menumbuhkan kesadaran mereka akan tanggung jawabnya terhadap kelestarian alam.

Saat ini, ada 28 juta orang pandu yang tersebar di 158 negara berbeda telah melakukan langkah nyata terhadap alam. Para pandu di Algeria, Filipina, Turki, dan Bolivia telah mengumpulkan banyak sampah dalam rangka membersihkan lingkungan, mengkampanyekan pelestarian alam, serta menanam banyak pohon. Malaysia menggerakan para pandunya untuk menanam 100 ribu pohon, para pandu di Singapura pun ambil bagian dalam membersihkan sungai, begitu pula Pandu Australia yang telah membangun fasilitas publik untuk penghematan air, serta masih banyak lagi yang para pandu lakukan untuk alam. Anda dapat mengunjungi situs resmi Gerakan Kepanduan Dunia di www.scout.org untuk melihat lebih jauh aksi mereka.

Indonesia merupakan Negara dengan jumlah pandu terbanyak tidak tinggal diam melihat laju deforestasi di Indonesia yang begitu tinggi. Setidaknya dalam lima tahun terakhir ini 1,9 juta hektar hutan hancur setiap tahunnya, yang setara dengan luas enam lapangan sepak bola permenitnya.

Melalui Satuan Karya Wanabakti, Gerakan Pramuka ikut dalam usaha pelestarian sumber daya alam dan lingkungan hidup, bertindak secara nyata, produktif dan berguna sebagai baktinya terhadap pembangunan masyarakat, bangsa dan negara. Satuan karya ini meliputi empat krida, yaitu : Krida Tata Wana, Krida Reksa Wana, Krida Bina Wana, dan Krida Guna Wana. Masing-masing krida tersebut memiliki peran dan fungsi penting dalam usaha pelestarian alam.

Semua yang telah dilaksanakan oleh para pandu di seluruh dunia merupakan kerja keras dan bentuk pengabdian mereka terhadap pembangunan masyarakat dunia dan keberlangsungan kehidupan yang tidak bisa dipandang sebelah mata dalam usahanya mencagah dampak pemanasan global.

Oleh:

Muhammad Luqman Hasan, Pramuka Calon Penegak Gudep 21007 Ujungberung, Alumni 21st World Scout Jamboree 2007